Kebijakan ini mengatur proses pengelolaan perubahan pada sistem, infrastruktur, dan proses bisnis di Divistant. Disusun berdasarkan ISO 27001 Annex A.12.1.2 (Change Management), ISO 9001:2015 Klausul 6.3 (Planning of Changes), dan best practices ITIL Change Management.
Document Control
Aspek
Detail
No. Dokumen
POL-LDR-008
Versi
2.1
Berlaku sejak
20 Februari 2026
Review berikutnya
20 Agustus 2026
Pemilik Dokumen
People & Culture
Disetujui oleh
Director
Riwayat Revisi
Versi
Tanggal
Penulis
Perubahan
1.0
Februari 2026
People & Culture
Dokumen awal
2.0
20 Februari 2026
AI Audit System
Penambahan document control, standarisasi format
2.1
21 Februari 2026
AI Audit System
Perbaikan nilai CIRCCA
Filosofi CIRCCA
Perubahan adalah pendorong kemajuan, tetapi perubahan yang tidak terkelola adalah sumber risiko. Dengan semangat Adaptability dan Commitment, kami mengelola setiap perubahan secara terstruktur — memastikan stabilitas operasional sambil tetap berinovasi.
Ruang Lingkup
Aspek
Keterangan
Berlaku untuk
Seluruh perubahan pada sistem IT, infrastruktur, aplikasi, dan proses bisnis
Seluruh karyawan yang mengajukan atau terdampak perubahan, IT, Director
Definisi Istilah
Istilah
Definisi
Change Request (CR)
Permintaan formal untuk melakukan perubahan pada sistem, infrastruktur, atau proses
Standard Change
Perubahan rutin berisiko rendah yang sudah memiliki prosedur tetap (pre-approved)
Normal Change
Perubahan terencana yang memerlukan evaluasi risiko dan approval
Emergency Change
Perubahan mendesak untuk mengatasi insiden kritis atau ancaman keamanan
Rollback Plan
Rencana untuk mengembalikan sistem ke kondisi sebelum perubahan jika terjadi kegagalan
Change Approver
Pihak yang berwenang menyetujui change request berdasarkan klasifikasi dan risiko
Pernyataan Kebijakan
Divistant berkomitmen untuk mengelola setiap perubahan pada sistem dan proses bisnis secara terstruktur melalui proses change management yang mencakup evaluasi risiko, approval berjenjang, dan rollback plan. Tidak ada perubahan pada production environment yang boleh dilakukan tanpa melalui proses change management yang telah ditetapkan.
Diagram Proses Change Management
Klasifikasi Perubahan
Tipe
Deskripsi
Approval
Lead Time
Standard
Perubahan rutin, risiko rendah, sudah ada prosedur (e.g., routine patches)
Pre-approved
Sesuai jadwal
Normal
Perubahan terencana yang memerlukan evaluasi risiko
Change Approver
Minimal 3 hari kerja
Emergency
Perubahan mendesak untuk mengatasi insiden kritis atau ancaman keamanan
Incident Commander / Director
Segera (post-approval dalam 24 jam)
Proses Change Management
Langkah
Aktivitas
Penanggung Jawab
Output
1. Request
Ajukan Change Request (CR) dengan detail: apa, mengapa, dampak, risiko, rollback plan
Requester
Change Request
2. Assessment
Evaluasi risiko, dampak, dependencies, dan resource yang diperlukan
Change Assessor (IT/Process Owner)
Risk Assessment
3. Approval
Review dan approval berdasarkan klasifikasi
Change Approver
Approved/Rejected CR
4. Planning
Detail implementation plan, timeline, rollback plan, komunikasi
Implementer
Implementation Plan
5. Testing
Test di staging/non-production environment (untuk IT changes)
Implementer + QA
Test Results
6. Implementation
Eksekusi perubahan sesuai rencana
Implementer
Deployed Change
7. Verification
Verifikasi perubahan berjalan sesuai harapan
Change Assessor
Verification Report
8. Close-out
Dokumentasi hasil, update knowledge base, close CR
Change Manager
Closed CR
Risk Assessment Matrix
Impact ↓ / Likelihood →
Low
Medium
High
High
Normal (TL approval)
Normal (Director approval)
Emergency protocol
Medium
Standard
Normal (TL approval)
Normal (Director approval)
Low
Standard
Standard
Normal (TL approval)
Approval Authority
Klasifikasi
Approver
Eskalasi
Standard
Pre-approved (documented procedures)
—
Normal — Low Risk
Team Lead / IT Lead
Director jika cross-team
Normal — Medium/High Risk
Director
—
Emergency
Director (post-approval jika mendesak)
—
Rollback Plan
Setiap perubahan Normal dan Emergency wajib memiliki rollback plan:
Aspek
Ketentuan
Wajib dokumentasi
Langkah-langkah untuk mengembalikan ke kondisi sebelumnya
Backup
Backup state sebelum perubahan
Trigger
Kriteria kapan rollback harus dieksekusi
Timeline
Estimasi waktu rollback
Testing
Rollback plan sebaiknya diuji di staging terlebih dahulu
Communication
Audience
Kapan
Channel
Tim terdampak
Sebelum implementasi (minimal 24 jam untuk Normal)