Kebijakan disipliner di Divistant dengan pendekatan korektif yang mengutamakan perbaikan. Berpedoman pada UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan (Pasal 161-163), UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja, PP No. 35/2021, dan standar ILO
Document Control
Aspek
Detail
No. Dokumen
POL-WRK-003
Versi
2.0
Berlaku sejak
20 Februari 2026
Review berikutnya
20 Agustus 2026
Pemilik Dokumen
People & Culture
Disetujui oleh
Director
Riwayat Revisi
Versi
Tanggal
Penulis
Perubahan
1.0
Februari 2026
People & Culture
Dokumen awal
2.0
20 Februari 2026
AI Audit System
Penambahan document control, standarisasi format
Filosofi & Prinsip
Filosofi disipliner kami adalah korektif, bukan menghukum. Tujuan utama adalah memberikan kesempatan bagi karyawan untuk memperbaiki diri. Proses dijalankan secara transparan, objektif, dan memberikan hak kepada karyawan untuk didengar dan mengajukan banding.
Koneksi dengan nilai CIRCCA:
Courage: Keberanian mengatasi masalah secara langsung dan fair, bukan menghindar
Respect: Rasa hormat terhadap martabat, hak, dan due process setiap individu
Commitment: Komitmen pada akuntabilitas dan standar perilaku yang tinggi
Impact: Proses disipliner yang efektif berdampak pada perubahan perilaku dan kultur yang lebih sehat
Adaptability: Fleksibilitas dalam pendekatan sesuai konteks, namun konsisten pada prinsip dasar
Curiosity: Pendalaman tentang root cause pelanggaran, bukan hanya gejala
Ruang Lingkup
Berlaku untuk
Seluruh karyawan Divistant tanpa exception
Cakupan
Klasifikasi pelanggaran, proses disipliner progresif, investigasi, hak karyawan, proses banding
Fungsi
Mengatur framework yang jelas, fair, dan progressive untuk menangani pelanggaran
Konteks
Berlaku di semua lokasi kerja, semua tipe kontrak, dan semua level
Definisi Istilah
Istilah
Definisi
Pelanggaran Ringan
Pelanggaran minor yang tidak berbahaya pada operasional dan dapat diperbaiki dengan guidance
Pelanggaran Sedang
Pelanggaran yang berdampak pada kinerja/keselamatan, namun tidak menyebabkan kerugian serius
Pelanggaran Berat
Pelanggaran yang menimbulkan kerugian signifikan, membahayakan keselamatan, atau melanggar integritas
Gross Misconduct
Pelanggaran sangat serius yang dapat langsung mengakibatkan PHK tanpa SP
Surat Peringatan (SP)
Dokumen formal yang merinci pelanggaran, dampak, dan kesempatan perbaikan
Prinsip bahwa orang dianggap tidak bersalah hingga terbukti
Pernyataan Kebijakan
Divistant menerapkan pendekatan disipliner yang korektif, memastikan setiap karyawan diperlakukan secara adil, transparan, dan konsisten. Kami percaya pada coaching dan kesempatan improvement sebelum tindakan tegas. Untuk pelanggaran berat atau gross misconduct, perusahaan berhak mengambil tindakan hingga PHK tanpa tahapan yang panjang.
Diagram Proses Disiplin
Klasifikasi Pelanggaran
Tingkat
Contoh
Ringan
Keterlambatan pertama, kelalaian kecil, pelanggaran dress code pertama kali, absen morning briefing pertama kali
Sedang
Absen tanpa keterangan, pelanggaran K3 minor, bahasa tidak sopan, keterlambatan berulang setelah warning, kelalaian yang menyebabkan delay kecil
Berat
Absen 3x tanpa keterangan dalam 6 bulan, pencurian aset, pelecehan, pembocoran data rahasia, pemalsuan dokumen, pelanggaran repeat setelah SP1
Gross Misconduct
Pencurian bernilai tinggi, sexual harassment, kekerasan, pembocoran data besar, bekerja untuk kompetitor, aktivitas ilegal
Proses Disipliner Progresif
Tahap
Kapan
Proses
Durasi
Peringatan Lisan
Pelanggaran ringan pertama
Diskusi pribadi atasan-karyawan. Ekspektasi diklarifikasi, improvement plan disusun
—
SP1
Pelanggaran ringan berulang atau sedang pertama
Surat tertulis yang merinci pelanggaran, dampak, ekspektasi perbaikan, timeline (30 hari)
6 bulan berlaku
SP2
Pelanggaran lain saat SP1 berlaku atau sedang berulang
Peringatan kedua dengan penekanan keseriusan situasi
6 bulan berlaku
SP3/PHK
Pelanggaran lain saat SP2 berlaku atau gross misconduct
Pemutusan hubungan kerja sesuai peraturan yang berlaku
Permanent
Catatan: Untuk gross misconduct, investigasi cepat dilakukan (3-7 hari) kemudian PHK immediate.
Proses Investigasi
Ketika ada laporan pelanggaran:
Langkah
Detail
1. Pelaporan
Dilaporkan ke HR dengan detail: siapa, apa, kapan, di mana, bukti
2. Preliminary Review
HR melakukan assessment awal
3. Investigasi Formal
HR mengumpulkan bukti, wawancara pihak terkait, verify fakta
Tim investigasi membuat temuan apakah pelanggaran terbukti
6. Decision
Jika terbukti, tentukan severity dan tindakan yang sesuai
7. Communication
Keputusan dikomunikasikan formal ke karyawan
Durasi: Umumnya 5-14 hari tergantung complexity
Dokumentasi Disipliner di BizOps
Seluruh proses disipliner didokumentasikan secara digital melalui BizOps untuk memastikan akuntabilitas dan audit trail:
Pelaporan Awal: Laporan pelanggaran dapat disubmit melalui BizOps Helpdesk (BizOps > Helpdesk > New Ticket) dengan kategori "HR - Disciplinary". Tiket bersifat confidential dan hanya dapat diakses oleh HR.
Tracking Investigasi: Progress investigasi dilacak melalui status tiket di Helpdesk (Open → In Progress → Resolved/Closed).
Surat Peringatan: Dokumen SP disimpan di BizOps Drive dengan akses terbatas hanya untuk HR dan manager terkait.
Koordinasi Tim HR: Diskusi internal terkait kasus disipliner dilakukan melalui BizOps Chat dalam channel private HR.
Riwayat Karyawan: Catatan disipliner tercatat di profil Employee di BizOps HRMS sebagai referensi untuk evaluasi kinerja dan keputusan promosi.
Hak Karyawan
Hak
Detail
Hak untuk didengar
Kesempatan menjelaskan sudut pandang sebelum keputusan dibuat
Hak untuk didampingi
Dalam pertemuan formal, dapat didampingi rekan kerja sebagai pendukung
Kerahasiaan
Proses dijaga kerahasiaannya sejauh mungkin
Transparency
Penjelasan jelas tentang pelanggaran, bukti, dan dasar keputusan
Akses Dokumentasi
Berhak minta copy SP dan dokumen disipliner lainnya
Kebijakan disipliner adalah alat untuk perbaikan dan pembelajaran, bukan hukuman. Divistant berkomitmen pada proses yang adil dan menghormati martabat setiap individu. Mari jaga standar perilaku yang tinggi bersama-sama.