Merujuk pada ISO 9001:2015 (Manajemen Mutu — Komunikasi Internal), Prinsip Lean Management, ISO 27001:2022 (Data Security), serta Kebijakan Internal Divistant
Versi: 1.2 | Berlaku sejak: Februari 2026 | Review berikutnya: Februari 2027 | Pemilik: People & Culture
Filosofi & Prinsip CIRCCA
Curiosity — Terus belajar tentang effective meeting practices dan tools. Impact — Meeting yang berdampak bermakna dan menghasilkan keputusan nyata membangun nilai tim. Respect — Menghormati waktu setiap peserta dengan meeting yang tepat waktu, efisien, dan necessary. Courage — Keberanian untuk berbicara jujur, menghadapi tantangan, dan mengambil tindakan tegas dalam meeting. Commitment — Komitmen mendokumentasikan keputusan dan follow-up action items. Adaptability — Fleksibilitas menyesuaikan format, durasi, dan jadwal meeting sesuai kebutuhan tim yang dinamis.
Ruang Lingkup
Aspek
Keterangan
Berlaku untuk
Seluruh karyawan Divistant (PKWTT, PKWT, probation, magang)
Cakupan
Seluruh meeting internal, penjadwalan kalender, dan video conference
Pihak terkait
Seluruh karyawan, Management, People & Culture, IT
Konteks
Semua jenis meeting: 1:1, team, project, client, all-hands
Definisi Istilah
Istilah
Definisi
Calendar hygiene
Praktik menjaga kalender tetap akurat, terkini, dan mencerminkan ketersediaan sebenarnya
Zona bebas meeting
Blok waktu yang dilindungi dari meeting untuk fokus kerja atau istirahat
Deep work
Blok waktu tanpa gangguan untuk pekerjaan yang memerlukan konsentrasi tinggi
Action items
Tugas spesifik hasil meeting dengan penanggung jawab (PIC) dan deadline
Meeting notes
Dokumentasi tertulis dari diskusi, keputusan, dan action items meeting
Async alternative
Alternatif meeting yang dilakukan asynchronously (email, doc, Loom)
Recording
Pengambilan video/audio meeting untuk referensi atau untuk yang tidak hadir
Timezone-aware
Mempertimbangkan zona waktu berbeda saat penjadwalan untuk tim global
Pernyataan Kebijakan
Waktu adalah sumber daya yang paling berharga dan tidak bisa dikembalikan. Setiap meeting di Divistant harus memiliki tujuan yang jelas, peserta yang relevan, dan agenda yang terstruktur. Jika tujuan itu bisa dicapai tanpa meeting (via async), maka meeting tidak diperlukan. Kebijakan ini mengatur standar penjadwalan, pelaksanaan, dokumentasi, dan continuous improvement meeting.
Manajemen Kalender
Calendar Hygiene Best Practices
Praktik
Implementasi
Benefit
Block deep work time
Atur 2-3 blok fokus per minggu (min 2 jam)
Rekan tahu kapan Anda tidak available
Set working hours
Google Calendar: define jam kerja Anda
System warns if meeting booked outside hours
Respons undangan cepat
Accept/decline/tentative dalam 24 jam
Organizer dapat finalize arrangements
Update status reguler
Mark on/off calendar ketika berubah
Prevent double-booking dan miscommunication
Block lunch time
12:00-13:00 atau sesuai preference
Actual rest time, not meeting time
Clear out-of-office
Block calendar saat cuti atau tidak tersedia
People know Anda not available
Review monthly
5-min cleanup per bulan
Keep calendar accurate and clean
Zona Bebas Meeting (No Meeting Times)
Waktu
Status
Alasan
Exceptions
08:30 – 09:00
Morning briefing (compulsory)
Team sync, daily priorities
None
12:00 – 13:00
Lunch break (protected)
Rest and rejuvenation
Only if critical incident
Friday 15:00-18:00
Focus & admin time
Wrap-up, documentation, no new meetings
Emergency only
Deep work blocks
Protected focus time
Per team/individual arrangement
Scheduled in advance
Jenis Meeting di Divistant
1. Morning Briefing (Harian)
Aspek
Detail
Waktu
08:30 WIB (setiap hari kerja)
Durasi
15–30 menit
Peserta
Semua karyawan (wajib hadir atau update)
Format
Hybrid — office + virtual via Google Meet
Isi
Company updates, daily priorities, team announcements, recognition
Lead
Rotating facilitator (manager/senior)
Notes
Documented in Wiki, accessible to all
Absensi
Inform manager jika tidak bisa hadir
2. One-on-One / 1:1 (Mingguan/Dua Mingguan)
Aspek
Detail
Durasi
30 menit
Frekuensi
Mingguan (ideal) atau 2x sebulan minimum
Agenda driver
Karyawan (reportee) mengisi agenda utama
Isi khas
Progress, blockers, career aspirations, feedback, 1:1 updates
Only with explicit client consent (mention in invite)
Follow-up
Email summary of outcomes and action items within 24 hours
6. All-Hands Meeting (Monthly)
Aspek
Detail
Durasi
60-90 menit
Waktu
End of month (typically)
Peserta
Entire company (attendance expected)
Isi
Company updates, results, recognition, Q&A
Format
Hybrid — in-person + streaming for remote
Documentation
Recording + meeting notes
Follow-up
Email summary of key points
Best Practices Undangan Meeting
Setiap undangan meeting wajib menyertakan elemen-elemen ini:
Elemen
Deskripsi
Contoh
Judul
Jelas dan deskriptif
✓ "[Project X] Sprint Planning" vs ✗ "Meeting"
Agenda
Bullet points dengan durasi per item
1) Review sprint (15 min) 2) Backlog (20 min)
Expected Outcome
Apa yang ingin dicapai
"Finalize Q1 roadmap, assign owners"
Peserta Required
Nama orang yang harus hadir
Cannot proceed without these people
Peserta Optional
Orang yang boleh hadir
"PM optional — recording will be shared"
Video link
Google Meet URL
Must include even for in-person (remote option)
Time & Timezone
Clear waktu dan zona waktu
"10:00 AM Jakarta (GMT+7) / 3:00 AM UTC"
Pre-reads
Link ke dokumen persiapan
"See attached proposal v2.0 for review"
Template Format:
Title: [Project X] Sprint Planning
Time: Tuesday, Feb 25, 10:00 AM Jakarta (GMT+7)
Duration: 50 minutes
Video: https://meet.google.com/xxx-yyyy-zzz
Location: Conference Room A + Virtual
Agenda:
1. Review previous sprint results (15 min)
2. Backlog grooming & priorities (20 min)
3. Sprint commitment & capacity planning (15 min)
Expected Outcomes:
- Sprint scope finalized
- All tasks assigned with clear owners
- Timeline and dependencies confirmed
Required: [Sarah, Ahmed, Lisa]
Optional: [Product Manager]
Pre-reads:
- Q1 Roadmap (link)
- Backlog items (link)
Please come prepared to discuss priorities.
Etika Meeting
Sebelum Meeting
| Aturan | Implementasi |
|--------|---|---|
| Baca agenda | Understand tujuan dan konteks |
| Siapkan materi | Bawa dokumen/catatan yang diperlukan |
| Bergabung 2 menit early | Show respect untuk waktu organizer |
| Test audio/video | Tidak ada technical delays |
| Minimize environment | Quiet place, professional background |
| Set status/mute notifications | Avoid distracting sounds |
Selama Meeting
Aturan
Implementasi
Alasan
Mulai & selesai tepat waktu
Respons meeting start signal
Respect others' schedule
Tetap pada agenda
Tidak menyimpang ke topik lain
Keep meeting focused and efficient
Satu pembicara
Tidak berbicara bersamaan
Clarity and recording quality
Mute saat tidak bicara
Terutama di large meetings
Reduce background noise
Nyalakan kamera
Untuk meeting < 6 peserta
Personal connection, engagement
Participate actively
Engage with speaker, ask questions
Show respect for time investment
Designate note-taker
Jelas siapa yang document
Ensure action items recorded
Capture decisions
Any critical decisions spoken aloud for recording
No ambiguity later
Setelah Meeting
Aturan
Timing
Output
Kirim meeting notes
Within 24 hours
Key decisions, action items, next meeting
Confirm action items
Via email atau BizOps
PIC, deadline, clear deliverable
Schedule follow-ups
If needed for next phase
Calendar invite untuk follow-up meeting
Share recording
If promised to attendees
Via email dengan context/timestamp markers
Close action items
When completed, update status
Closure dan accountability
Panduan Meeting Virtual
Aspek
Best Practice
Technical Requirement
Kamera
On untuk <6 peserta; presenter always on
Good lighting, eye level
Screen sharing
Share specific window (not full screen)
Close sensitive tabs/apps before sharing
Recording
Always ask for permission, announce recording
Storage dan security considerations
Chat
Use for questions, links, time stamps
Monitor for important points
Chat Recording
Save chat transcript after meeting
For reference and action items
Bandwidth
Use good internet, minimize other apps
Test connection before important calls
Breakout rooms
Use for group discussion if > 10 people
Facilitate deeper conversation
Mengurangi Meeting yang Tidak Perlu
Sebelum menjadwalkan meeting, tanyakan: "Bisakah ini diselesaikan tanpa meeting?"