to select ↑↓ to navigate
Company Playbook

Company Playbook

Return-to-Work After Extended Leave

Return-to-Work After Extended Leave

Merujuk pada UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, UU No. 6/2023 tentang Cipta Kerja, PP No. 35/2021 tentang PKWT dan Jam Kerja, serta best practices CIPD Return-to-Work Framework dan SHRM 2025.

Versi: 1.0 | Berlaku sejak: 20 Februari 2026 | Review berikutnya: 20 Agustus 2026 | Disetujui oleh: Director


Filosofi CIRCCA

Kembali bekerja setelah cuti panjang adalah masa transisi yang memerlukan dukungan. Dengan semangat Respect, kami menghargai proses pemulihan setiap individu. Commitment mendorong kami menyediakan program terstruktur agar karyawan dapat kembali berkontribusi secara optimal.


Ruang Lingkup

Aspek Keterangan
Berlaku untuk Karyawan yang kembali dari cuti panjang (≥30 hari berturut-turut)
Cakupan Cuti sakit panjang, cuti melahirkan, cuti ayah, cuti personal, sabbatical
Pihak terkait Karyawan, Line Manager, People Operations, Tim terkait

Definisi Istilah

Istilah Definisi
Extended Leave Cuti berturut-turut selama 30 hari kalender atau lebih
Phased Return Kembali bekerja secara bertahap dengan jam atau beban kerja yang dikurangi sementara
Return-to-Work Plan Dokumen tertulis yang mengatur jadwal, penyesuaian, dan dukungan selama transisi
Fit Note Surat keterangan dari dokter/tenaga medis bahwa karyawan layak kembali bekerja
Reasonable Adjustment Penyesuaian wajar pada kondisi kerja untuk mendukung transisi kembali

Pernyataan Kebijakan

Divistant berkomitmen untuk mendukung karyawan yang kembali dari cuti panjang melalui program return-to-work yang terstruktur. Kami menjamin bahwa tidak ada diskriminasi terhadap karyawan yang mengambil cuti panjang, dan menyediakan penyesuaian yang wajar untuk memastikan transisi yang lancar dan aman.


Proses Return-to-Work

Tahapan

Langkah Aktivitas Penanggung Jawab Timeline
1. Notifikasi Karyawan menginformasikan rencana kembali minimal 1 minggu sebelumnya Karyawan H-7
2. Pre-Return Meeting Meeting antara karyawan, manager, dan People Ops untuk membahas kebutuhan Manager + People Ops H-5 s/d H-3
3. Fit Note (jika relevan) Surat keterangan layak kerja dari dokter untuk cuti sakit panjang Karyawan Sebelum hari pertama
4. Return-to-Work Plan Menyusun rencana transisi tertulis bersama Manager + Karyawan H-3 s/d H-1
5. Hari Pertama Kembali Reorientation: update perusahaan, perubahan tim, tools baru Manager + People Ops H+0
6. Phased Return (opsional) Jam kerja atau beban bertahap selama 1-4 minggu Manager H+0 s/d H+28
7. Follow-up Check-in Review berkala untuk memastikan adaptasi berjalan baik Manager Minggu 1, 2, 4

Return-to-Work Plan Template

Komponen Detail
Jadwal kerja Full-time langsung atau phased return (50% → 75% → 100%)
Workload Penyesuaian beban kerja selama masa transisi
Pelatihan Catch-up training untuk tools, proses, atau kebijakan baru
Dukungan Buddy atau mentor yang ditunjuk selama transisi
Review Jadwal check-in mingguan dengan manager
Durasi Maksimal 4 minggu untuk phased return

Berdasarkan Jenis Cuti

Jenis Cuti Persyaratan Tambahan Dukungan Khusus
Cuti sakit panjang Fit note dari dokter wajib Reasonable adjustment, phased return direkomendasikan
Cuti melahirkan Tidak perlu fit note Ruang laktasi, flexible hours jika diperlukan
Cuti ayah Tidak perlu fit note Flexible arrangements
Cuti personal/sabbatical Tidak perlu fit note Reorientation briefing
Cuti terkait kesehatan mental Fit note opsional; privacy dijaga Referral counseling, workload adjustment, lihat Mental Health & Wellbeing

Hak dan Jaminan Karyawan

Aspek Jaminan
Posisi Karyawan kembali ke posisi yang sama atau setara
Kompensasi Tidak ada pengurangan gaji atau benefit
Senioritas Masa kerja tetap dihitung selama periode cuti (sesuai jenis cuti)
Non-diskriminasi Tidak ada dampak negatif pada career progression akibat mengambil cuti
Privasi Informasi medis bersifat confidential sesuai UU PDP 27/2022

Tanggung Jawab

Manager

Tanggung Jawab Detail
Pre-return planning Proaktif menghubungi karyawan untuk membahas kebutuhan
Reorientation Menyediakan briefing tentang perubahan selama absen
Workload management Mendistribusikan ulang pekerjaan secara bertahap
Check-in Melakukan follow-up rutin selama masa transisi
Sensitivity Tidak menanyakan detail medis yang tidak relevan

Karyawan

Tanggung Jawab Detail
Komunikasi Menginformasikan rencana kembali tepat waktu
Fit note Menyediakan surat keterangan jika diperlukan
Partisipasi Aktif dalam menyusun return-to-work plan
Feedback Menyampaikan kebutuhan atau kesulitan selama transisi

Training & Sosialisasi

Aktivitas Frekuensi Sasaran Metode
Return-to-work awareness Saat onboarding Seluruh karyawan Modul online
Manager return-to-work guide Tahunan Managers dan Team Leads Workshop
HR process training Saat ada perubahan People Operations Internal training

Kebijakan Terkait


Kontak

Pertanyaan tentang program return-to-work:

📧 people@divistant.com

Semua diskusi bersifat confidential.

Last updated 3 months ago
Was this helpful?
Thanks!